Padang(SUMBAR)PT-Padang sebagai ibukota Provinsi Sumatera Barat memiliki tingkat kemacetan yang lumayan tinggi, apalagi di waktu jam kerja dan sibuk.
Baru-baru ini Pemko Padang melalui Dishub Kota Padang, mendapatkan bantuan CSR dari PT Menara Agung salah satu perusahaan motor Honda terbesar di Sumatera Barat, berupa 50 unit Barrier yang bertujuan untuk merekayasa lalu lintas di titik lokasi kemacetan.
Ketika di konfirmasikan di lokasi Simpang Tinju Padang, Kadishub Kota padang Yudi Indra Syani, S.Sit, MT, mengatakan ada 3 agenda acara sekarang ini, yang pertama serah terima Rot Barrier dari PT Menara Agung sebanyak 50 unit, yang kedua peninjauan Walikota Padang atas rekayasa lalu lintas di Simpang Tinju yang cukup berhasil dinilai oleh masyarakat berdasarkan ungkapan warga khususnya tukang ojek pangkalan ini, yang sehari-harinya merasakan kemacetan di Simpang Tinju ini, dan yang ketiga pihaknya(dishub kota padang) membuat inovasi lampu traffic light portabel(lampu merah khusus untuk rekayasa lalu lintas) yang bisa dipindah-pindahkan.
Di lokasi yang sama Walikota Padang Hendri Septa,B.Bus.(Acc).MIB, dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada PT Menara agung melalui CSR atas pemberian 50 Unit Barrier kepada Pemko Padang melalui Dishub Kota Padang serta memberikan apresiasi ke PT Menara Agung karena telah membantu meringankan kerja Dishub Kota Padang dalam mengurai kemacetan khususnya di simpang tinju ini, dan tak lupa Walikota juga memberikan Appalaus kepada Kadishub Kota Padang beserta jajarannya atas pencapaian kinerja yang dinilai cukup berhasil.
"Membuatnya pun tidak menggunakan anggaran lagi, karena kita membuatnya dari bahan-bahan yang lama, namun masih bisa dipergunakan," ucapnya.
"Sudah 7 titik lokasi yang dipermanenkan dalam rekayasa lalu lintas ini, dan Simpang Tinju akan segera dipermanenkan" terang Yudi lagi.
Sementara di tempat yang sama Sekda Kota Padang Andree Hamadi Algamar, SSTP menyebutkan bahwa acara ini merupakan inovasi dari dinas perhubungan Kota Padang yang sekaligus merekayasa lalu lintas dalam mengurai kemacetan serta penyerahan Barrier sebanyak 50 unit dari PT.Menara Agung.
" Penyerahan Barrier ini bertujuan agar kemacetan di Simpang Tinju ini dapat terurai dan masyarakat diharapkan kepatuhan dan ketaatan dalam berlalu lintas agar semua dapat merasakan manfaat di jalan raya," tambah Sekda.
Sementara GM Menara Agung Rikardus yang mewakili pimpinan PT.Menara Agung mengatakan bantuan Barrier 50 unit kepada Pemko Padang, melalui Dishub Padang adalah program CSR PT.Menara Agung setiap tahunnya." PT.Menara Agung Padang akan tetap komit membangun nagari," sebutnya lagi.
# boy